Tampilkan postingan dengan label Persawahan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Persawahan. Tampilkan semua postingan

Tahap Pemula: Cara Menanam Cabe Keriting Dan Cara Merawat Yang Baik

Januari 13, 2020 Comment
Pasti petani cabe di indonesia ini berharap agar tanaman cabe keriting mereka bisa berbuah lebat untuk meningkatkan hasil panennya, tapi untuk mewujudkan hal itu di perlukan teknik cara menanam dan merawat tanaman cabe yang baik dan benar.

Di kesempatan kali ini admin zaujaty.id, akan membahas tentang belajar cara menanam dan merawat tanaman cabe keriting yang baik dan benar agar para pembaca setia blog ini yang sedang ingin budidaya tanaman cabe bisa mendapatkan hasil panen yang melimpah dan berbuah lebat.

Belajar  cara menanam dan merawat tanaman cabe keriting yang baik dan benar.

 
merawat pohon cabe berbuah lebat dan merawat pohon cabe keriting berbuah lebat

Berikut langkah-langkah dalam proses penanaman dan perawatan tanaman cabe keriting yang harus kita perhatikan:

1. Cara menanam tanaman cabe keriting yang baik

Dalam proses menanam cabe keriting ada beberapa teknik yang harus di perhatikan di antaranya,

 a. Jenis bibit tanaman cabe keriting yang unggul dan berkualitas

Pilihlah jenis bibit cabe keriting yang berkualitas baik dan unggul , usahakan memilih jenis bibit pohon cabe yang berpolybag.

Bibit cabe keriting berpolybag yang berkualitas tinggi akan mempercepat pertumbuhan tanaman cabe, sehingga pohon cabe akan tumbuh dengan subur dan sehat dan akan mampu memproduksi buah cabe merah yang lebat dan berkualitas.

 b. Persiapan lahan tanaman cabe keriting

Buatlah cangkulan lahan tanaman cabe keriting jenis cangkulan bedengan, karena cangkulan metode ini sangat cocok buat lahan budidaya tanaman cabe di musim hujan maupun di musim kemarau.

Berilah pupuk di dalam bedengan dengan cara belah tengah bedengan dan letakan pupuk tersebut di belahan tersebut kemudian kita tutup lagi bedengan seperti semula, untuk jenis pupuknya bisa pakai pupuk kandang atau pupuk jenis lainya.

 c. Proses pemlastikan bedengan

Setelah bibit dan lahan sudah siap, hal selanjutnya adalah proses pemlastikan bedengan sebelum proses penanaman di mulai.

Pemlastikan bertujuan agar tanah bedengan yang di jadikan lahan bercocok tanam pohon cabe itu tidak tumbuh rumput-rumput liar yang akan menganggu pertumbuhan pohon cabe nantinya dan akan memudahkan kita dalam proses perawatan tanaman cabe.

Untuk plastik yang di pakai bisa di beli di toko pertanian yang sudah di lubangi kiri kanan untuk tempat tanam pohon cabe, mintalah di buatkan ukuran yang standar untuk jarak pohon cabe satu ke pohon cabe lainnya.

2. Cara merawat pohon cabe keriting yang benar

Setelah teknik proses penanaman selesai, langkah selanjutnya yakni proses merawat pohon cabe keriting yang benar agar tanaman cabe kita berbuah lebat dan menghasilkan panen yang maksimal.

Berikut tata cara merawat pohon cabe keriting yang benar

 a. Pemupukan tanaman cabe keriting

Mulailah memberikan pupuk ke batang pohon ketika usia tanaman cabe masih dini, hal ini akan mempercepat pertumbuhan tanaman sehingga pohon cabe tumbuh dengan sehat dan daun pohon cabe terlihat subur hijau dan lebat.

Untuk pemupukan tanaman di usia dini bisa dengan memberikan pupuk kocoran atau pupuk cair yang bertujuan agar pupuk tersebut cepat di makan oleh akar pohon sehingga tanaman cabe cepat mendapatkan perubahan dalam pertumbuhan.

Ketika pohon cabe keriting mulai berbuah berikan kembali pupuk penyubur tanaman yang bisa melebatkan buah pohon cabe, agar pohon cabe bisa maksimal dalam memproduksi buah cabe.

Pemupukan bisa di lakukan 3-4 kali mulai bibit di tanam dan sampai pohon cabe bisa di panen.

  b. Lenjeran untuk pohon cabe

Di usia pohon cabe mulai tumbuh besar jangn sampai lupa kita memberi lenjeran di setiap batang pohon cabe, di berinya lenjeran tersebut bertujuan agar pohon cabe tidak roboh ketika batang pohon sudah besar ketika terkena angin atau air hujan.

Untuk lenjerannya bisa kita buat dari bambu dengan cara yang sangat mudah yakni kita belah bambu kecil-kecil dengan lebar sekitar 2 jari tangan kita dengan tinggi 1 meteran, kemudian kita tancapkan ke setiap batang pohon cabe kemudian kita ikat dengan rafia atau tali pengikat lainnya.

  c. Pemangkasan ranting pohon cabe

Agar pohon cabe bisa tumbuh dengan besar dan tinggi jangan lupa kita pangkas ranting pohon cabe yang di bawah agar pohon cabe tumbuh ke atas tidak kesamping dan kita pangkas ranting-ranting pohon yang layu atau mati.

Mulailah pemangkasan ketika pohon cabe mulai bercabang.

  d. Penyemprotan tanaman cabe


Mulailah penyemrotan terhadap pohon cabe ketika tanaman mulai ada hama dan penyakit tanaman yang ingin menyerang pohon cabe, agar pohon cabe tetap tumbuh dengan sehat dan subur.

Penyemrotan bisa dilakukan 2 kali seminggu, dengan obat yang sesuai dengan hama atau jenis penyakit yang menyerang tanaman pohon cabe tersebut.

Demikian artikel kali ini tentang belajar cara menanam dan merawat tanaman cabe keriting yang baik dan benar, semoga bermanfaat bagi pembaca setia blog zaujaty yang sedang ingin budidaya tanaman cabe keriting dan semoga bisa mendapatkan hasil panen sesuai dengan yang di harapkan.
sekian dan terima kasih, mohon maaf apabila ada kesalahan dalam penulisan atau penyampaiannya.

Budidaya Tanaman Padi: Cara Menanam Dan Merawat Padi Yang Baik Dan Benar

Januari 11, 2020 Comment
Di kesempatan ini saya akan membahas tentang cara menanam dan cara merawat tanaman padi yang baik dan benar sehingga mendapatkan hasil panen yang maksimal.

Tanaman padi merupakan salah satu tanaman pokok di samping menjadi salah satu makanan pokok, tanaman padi merupakan salah satu jenis tanaman yang mudah di budidaya karena memang iklim di indonesia sangat cocok untuk bercocok tanam tanaman padi.
Cara menanam padi dan merawat tanaman padi yang benar


Budidaya tanaman padi: cara menanam dan cara merawat padi yang baik dan benar.

 

Ada beberapa langkah yang harus di perhatikan dalam budidaya tanaman padi agar mendapatkan hasil panen yang melimpah, diantaranya:

Pemilihan jenis bibit padi yang unggul.

 Kualitas bibit padi sangat berpengaruh dalam mendapatkan hasil panen yang maksimal, jenis bibit yang berkualitas tinggi akan mampu memproduksi padi yang maksimal, maka dari itu saya sangat menganjurkan untuk anda yang sedang ingin berbudidaya tanaman padi agar memperhatikan dalam proses pemilihan jenis bibit padi, pilihlah jenis bibit padi yang unggu yang berkualitas tinggi.

1. Pengolahan lahan ladang sawah

Dalam pengolahan tanah ladang sawah dalam budidaya tanaman padi saya rasa sangat mudah tidak serumit budidaya tanaman lainnya, ladang sawah cukup kita tembal di garis pembatas sawah atau orang jawa sering menyebutnya galengan dengan menambal lagi dengan tanah liat agar galengan tidak bocor dan tidak gugur ketika tergenang air, dan langkah selanjutnya di pojokan ladang sawah kita cangkul tanah di pinggiran tersebut dan kita buang tanah di tengah ladang sawah, yang bertujuan agar ketika proses pentraktoran tanah ladang tersebut bisa rata dan tertraktor semuanya. 
untuk anda yang masih kurang paham bisa lihat gambar di bawah ini.
Contoh lahan tanaman padi


2. Persemaian

Dalam cara persemaian yang benar ada beberapa langkah yakni:

 a.)  Siapkan bibit padi

Setelah bibit sudah di siapkan langkah selanjutnya rendam padi tersebut bisa di rendam dengan ember besar atau dengan tempat lainya, rendam bibit padi tersebut kurang lebih sekitar satu hari satu malam, kemudian tiriskan dan biarkan sampai padi berkecambah.


 b.) Siapkan lahan persemaian.

 Dalam proses lahan persemaian ada dua macam yakni lahan kering dan lahan basah, biasanya kalau lahan kering di gunakan ketika cuaca masih musim kemarau yang mau menginjak di musim hujan dan lahan basah biasanya di lakukan untuk persemaian ketika sudah di musim hujan, dan caranya sama kita cangkul lahan tersebut dan kita ratakan cuma bedanya kalau lahan kering lahan tidak kita genang dengan air, untuk contoh persemaian lahan kering anda bisa lihat gambar di bawah ini.
Persemaian tanaman padi yang benar

Setelah lahan sudah siap kemudian kita taburkan benih bibit padi tersebut kemudian kita tutupi dengan daun pisang atau daun-daun lainya, yang bertujuan agar benih tersebut tidak di makan burung pipit maupun tikus.

Benih padi bisa kita tanama ketika batang sudah mulai kuat sekitar umur 15-20 harian.

3. Penanaman Tanaman Padi

Setelah lahan ladang sawah sudah siap dan bibit padi sudah siap di panen langkah selanjutnya yaitu proses cara menanam padi, dalam proses penanaman padi yang benar saya sarankan sebelum di mulai agar memberikan pupuk kadang dan sebarkan di lahan tersebut atau bisa juga dengan pupuk organik lainnya dan buatlah selokan di tengah-tengah sawah dan di pinggir sawah (sukon) yang bertujuan agar kelak memudahkan kita dalam proses pengeringan air ketika proses pemupukan dan proses pengeringan air ketika padi sudah menginjak kuning.

Untuk ukuran dalam penanaman padi seperti biasanya standar dengan ukuran yang biasa kita lakukan, yang terpenting ketika sudah proses penanaman usahakan lahan tanaman padi tersebut tidak kebanyakan air dan jangan juga sampai kekeringan usahakan yang standar saja agar tanaman cepat tumbuh dengan subur.


4. Perawatan tanaman padi yang benar

Ada beberapa langkah cara merawat tanaman padi yang benar yakni;


a.) Pemupukan tanaman padi

    Ketika tanaman padi berusia 15 hari mulailah memberikan pupuk agar tanaman cepat tumbuh dengan sehat dan subur, sehingga tanaman tersebut mampu beranak banyak dan lebat.
    Dan beri kembali pupuk ketika tanaman mulai berbuah.


    b.) Penyemprotan

      Ketika tanaman padi mulai tumbuh dan sudah kelihatan hijau, mulailah memberikan penyemprotan untuk membasmi hama-hama yang ingin menyerangnya, agar tanaman padi tetap tumbuh dengan sehat.



      c.) Pembersihan rumput 

        Bersihkan rumput di sekitar area tanaman padi agar tanaman tumbuh dengan subur tanpa ada rumput-rumput liar yang menghambat pertumbuhanannya. 

        d.) Aliran air

          Aliran air harus di perhatikan setelah proses penanaman di lakukan, jangan sampai lahan tanaman pada kekeringan dan jangan sampai pula lahan tanaman padi terlalu banyak tergenang air, agar tanaman padi cepat tumbuh dengan sehat.

          Dan ketika tanaman padi mulai kuning mulailah lahan tanaman padi kita keringkan dengan cara kita buat selokan di pinggir lahan dan di tengah lahan tanaman padi untuk saluran air agar lahan tuntas oleh air, sehingga padi cepat tua dan siap di panen.

          Demikian artikel kali ini tentang budidaya tanaman padi, semoga bermanfaat.

          Tag: cara menanam padi yang benar,  cara merawat tanaman padi agar hasil panen melimpah,  cara budidaya tanaman padi yang mudah dan benar.

          Tutorial Cara Menanam Padi Lengkap(step by step)

          Desember 31, 2019 Comment
          Dalam budidaya tanaman padi di butuhkan proses cara menanam dan merawat tanaman padi yang baik dan benar agar dalam hal panen bisa mendapatkan hasil panen yang melimpah(sukses).

          Di kesempatan ini saya akan memberikan sedikit ilmu tentang langkah-langkah(panduan) dalam cara menanam padi beserta cara merawatnya.
          Tutorial Cara Menanam Padi Lengkap(step by step

          Dan berikut tata cara dalam budidaya tanaman padi yang harus di perhatikan.

          1. Pembibitan padi.

          Hal pertama yang harus di perhatikan yakni pemilihan bibit padi yang unggul yang sesuai selera anda.
          Untuk jenis tanaman padi di indonesia tergolong sangat banyak seperti jenis padi ciherang, jajar legowo, 64, barito,89, galuh dll.

          Untuk perbandingan jenis padi yang terbaik anda bisa tanyakan kepada para petani di sekitar anda yang sesuai dengan kesuburan lahan ladang anda.

          2. Persemaian padi.

          Jika anda sudah menemukan jenis padi yang cocok untuk anda tanam, langkah berikutnya hal yang harus anda lakukan yakni Persemaian dan berikut cara persemaian padi yang baik dan benar.


          • Rendam bibit padi semalaman.

          Tiriskan bibit padi tersebut yang sudah di rendam kemudian masukan kedalam karung dan ikat biarkan selama 1 hari sampai padi tersebut tumbuh berkecambah.


          • Siapkan ladang untuk persemaian.

          Usahakan ladang sebelum kita taburkan bibit padi tersebut kita kasih pupuk kandang agar dalam proses persemaian padi tumbuh dengan subur hijau keroyo,-royo.

          Dalam proses persiapan ladang persemaian biasanya saya menggunakan 2 metode yakni persiapan ladang tanpa genangan air dan ladang menggunakan genangan air.

          Dalam proses keduanya sebenarnya sama cuma perbedaannya jika menggunakan metode persemaian padi tanpa genangan air yakni proses persiapannya lebih mudah dan simple karena kita tidak perlu mengolah cangkulan sawah seperti bajakan trator. Kita hanya mecangkul seperti biasa dan ratakan bersihkan ladang dari rumput-rumput liar yang tumbuh di area ladang persemaian tersebut.


          • Proses Penaburan padi.

          Jika ladang persemaian sudah siap langkah berikutnya yaitu penaburan.
          Silahkan taburkan padi keladang tersebut secara rata dan menyeluruh.
          Jika sudah selesai silahkan tutupi padi tersebut dengan daun pohon sengon atau sejenisnya tujuan dari penutupan tersebut agar padi tidak di makan tikus atau burung gereja atau burung pipit dan agar padi cepat tumbuh, untuk pembukaan penutupan tersebut biasanya saya buka 2 hari kemudian.

          Di usia 15-20-25 hari bibit padi tersebut siap untuk di tanam.
          Pengolahan ladang sawah.
          Sebelum proses pembajakan di mulai silahkan anda bersihkan rumput di keliling pembatas sawah dan galengi jalan kecil di area sawah tersebut agar ladang tersebut tidak bocor ketika ladang sawah sudah di genangi air.

          Jika sudah selesai silahkan ladang sawah anda genangi dengan air sambil tunggu usia persemaian padi siap untuk di tanam.
          Untuk biasanya di usia persemaian 16 hari ladang sawah saya sudah saya lakukan proses pembajakan dengan traktor.
          Jika pembajakan sudah selesai silahkan anda ratakan lahan ladang sawah anda dengan slorokan dari papan atau sejenisnya agar ladang tersebut rata dan bisa menyeluruh tergenang oleh air ketika proses perairan di lakukan.

          Dan jangan lupa bersihkan juga rumput-rumput yang masih terlihat di area ladang yang sudah di bajak tersebut.
          Langkah berikutnya sebelum proses penanaman padi di lakukan silahkan anda buat selokan di pertengahan ladang sawah anda. Untuk proses ini biasanya saya membuat 3-2 selokan di area sawah saya.
          Tujuan pembuatan selokan tersebut agar mudah dalam melakukan proses pengesatan(pengeringan).

          Jika sudah selesai silahkan anda keringkan ladang tersebut selama 1 malam.
          Kemudian silahkan anda mulai proses pengeledekan atau bisa di sebut pengarisan untuk alat pengeledakan saya biasanya menggunakan alat seperti di bawah ini.
          Tutorial Cara Menanam Padi Lengkap(step by step

          Tujuan dari pengeledekan yakni merapikan jarak tanaman padi 1 ke lainya. Dan jarak yang saya gunakan biasanya ukuran 20 cm dari area lubang penanaman 1 ke selanjutnya.

          Proses Penanaman Padi.

          Setelah semua proses di atas selesai silahkan anda mulai proses penanaman, saya sarankan agar bibit padi yang anda tanam jangan terlalu banyak dalam setiap lubang, untuk saya sendiri saya tanam 2 bibit padi dalam setiap lubang.
          karena besok akan banyak anak bibit padi yang yang tumbuh di area tersebut.

          Jika proses penanaman sudah selesai silahkan genangi air lagi ladang anda tetapi jangan terlalu banyak genangan usahakan genangan air itu sedikit saja asalkan rata dan menyeluruh saja.

          Penyiangan lahan ladang sawah.

          Di usia tanaman 15 hari silahkan anda lakukan proses penyiangan cabut semua rumput-rumput liar yang tumbuh di area tanaman padi.

          Untuk proses ini biasanya saya lakukan 2 kali sampai masa panen tiba.
          Biasanya di usia tanaman 15 hari dan di usia tanaman padi mulai berbuah.

          Pemupukan tanaman padi.

          Di usia 15 hari setelah proses penyiangan selesai silahkan anda mulai proses pemupukan untuk jenis pupuknya silahkan anda konsultasikan dengan toko pertanian yang ada di sekitar anda sesuai kebutuhan tanaman padi anda.

          Dan jangan lupa untuk proses pemupukan sebelum di mulai keringkan terlebih dahulu ladang sawah anda.
          Dan mulai genangi air lagi 5 hari kemudian setelah proses pemupukan di lakukan.
          Untuk proses pemupukan biasanya saya lakukan 2 kali sampai masa panen yakni dalam tanaman padi usia 15 hari dan ketika padi mulai berbuah.

          Penyemprotan.

          Untuk mencegah hama yang menyerang silahkan anda melakukan penyemprotan pada tanaman anda, silahkan anda teliti tanaman anda ketika anda melihat anda hama yang menyerang silahkan anda langsung lakukan proses penyemprotan.

          Demikian artikel kali ini tentang cara mudah menamam padi berserta cara merawatnya, semoga bermanfaat dan terima kasih sudah mengunjungi dan membaca artikel di Nikitutot.net.

          Cara Merawat Tanaman Tomat Yang Baik Dan Benar

          Cara Merawat Tanaman Tomat Yang Baik Dan Benar

          Oktober 17, 2017 Comment
          Sahabat nikitutor.net untuk merawat tanaman tomat yang baik dan benar kita harus memperhatikan beberapa langkah agar tanaman tomat berbuah lebat dan dengan hasil yang maksimal, diantaranya mulai dari cangkulan lahan tanaman tomat, penanaman tanaman tomat, pemupupukan tanaman tomat dan perawatan tanaman tomat.

          Cara Merawat Tanaman Tomat Yang Baik Dan Benar


          Di artikel kali ini saya akan membahas tentang tata cara merawat tanaman tomat yang baik dan benar dengan hasil buah yang lebat, saya akan membahas beberapa langkah dalam perawatan tanaman tomat yang benar agar menghasilkan buah yang lebat, di antaranya seperti proses membuat cangkulan tanaman tomat, penanaman bibit tomat  dan cara merawat tanaman tomat, mari kita pelajari satu persatu langkah-langkah tersebut.

          • Membuat Cangkulan Tanaman Tomat

          dalam cangkulan tanaman tomat yang biasa di gunakan petani dalam menanam tanaman tomat yaitu cangkulan bedengan, cangkulan bedengan menurut saya sangat cocok untuk menanam tanaman tomat karna ketika datangnya musim hujan cangkulan model seperti ini bisa menjadi alternatif agar tanaman tidak terendam oleh derasnya air hujan setiap harinya, dan pastikan sebelum proses penanaman cangkulan bedengan sebelum di tutupi dengan plastik, kita sudah memberi pupuk terlebih dahulu di dalam bedengan tersebut, caranya bisa dengan kita belah tengah cangkulan bedengan dan kita berikan pupuk kemudian kita tutup lagi belahan cangkulan tersebut.

          • Penanaman Bibit Tomat 

          dalam poses penanaman tanaman tomat yang baik dan benar, hal yang pertama yang harus kita lakukan adalah memilih bibit tomat yang unggul dan sehat, bisa kita memilih bibit tomat yang sudah berpolybag yang sudah tumbuh, sehingga memudahkan bibit tomat untuk cepat tumbuh ketika sudah di tanam di lahan bedengan, ketika bibit sudah di tanam kita harus melakukan pengontrolan/ pengecekan setiap harinya agar suatu saat ketika ada hama yang menyerang tanaman bibit tomat kita bisa langsung menangganinya .

          • Pemupukan Tanaman Tomat

          Pemupukan dalam tanaman tomat yang baik dan benar, kita harus melakukan beberapa hal dalam proses pemupukan, kita harus mengetahui persis pupuk apa yang cocok untuk tanaman tomat kita berdasarkan usia tanaman tomat tersebut.

          • Penyemprotan Tanaman Tomat

          kita juga harus melakukan penyemprotan untuk mencegah hama yang akan menyerang tanaman tomat, kita bisa melakukan penyemprotan terhadap tanaman tomat kita 2x seminggu atau kita bisa melakukannya sesuai kebutuhan tanaman tomat tersebut dan obat penyemprotan bisa kita sesuai kebutuhan tanaman.

          • Pengecekan Kondisi Tanaman

          dan untuk proses yang terakhir yaitu pengecekan terhadap tanaman tomat mulai dari usia tanaman tomat  masih dini/baru di tanam sampai usia tomat sudah mulai berbuah, kita harus pantau terus pertumbuhan dan perkembangan tanaman tomat setiap harinya, agar memudahkan kita dalam melakukan perawatan dan pemberian pupuk atau penyemprotan sesuai kebutuhan tanaman tomat tersebut.

          Demikian artikel kali ini tentang cara merawat tanaman tomat yang baik dan benar, semoga bermanfaat.


          Perawatan Tanaman Cabe: Tata Cara Merawat Tanaman Cabe Agar Berbuah Lebat

          Oktober 16, 2017 Comment
          Sahabat Griya Petani dalam merawat tanaman cabe ada beberapa langkah yang harus kita lakukan agar tanaman cabe kita berbuah lebat, mulai dari jenis tanaman cabe ulir, cabe rawit atau jenis tanaman cabe lainnya.


          • Di artikel kali ini saya akan membahas tentang tata cara merawat tanaman cabe agar berbuah lebat, dan dalam merawat tanaman cabe ada beberapa langkah yang harus kita lakukan untuk mendapatkan hasil yang maksimal, dan langkah-langkah tersebut diantaranya:

          foto tanaman cabe


          • Cangkulan Bedengan Tanaman Cabe

            dalam cangkulan bedengan dalam tanaman cabe sangat berpengaruh dalam proses pertumbuhan dan hasil buah tanaman cabe, agar tanaman cabe kita bisa berbuah lebat dan tumbuh dengan subur usahakan cangkulan bedengan kita agak tinggi dan agak besar agar ketika datangnya hujan tanaman kita tidak terendam dan bisa tumbuh dengan subur tanpa terpengaruhi dengan air hujan. 

          • Penanaman Tanaman Cabe

            setelah proses cangkulan selesai langkah selanjutnya yaitu proses penanaman, pastikan terlebih dahulu bibit tanaman cabe kita yang mau kita tanam itu bener-bener bibit yang unggul toh itu jenis bibit cabe ulir, cabe rawit atau jenis cabe lainnya, dan  pastikan bibit cabe tersebut sehat dan tidak berpenyakit.
            dalam usia tanaman yang masih dini usahakan kita selalu mengecek kondisi dan perkembangan tanaman tersebut setiap harinya agar kita tau persis pengembangannya.

          • Perempelan Daun Dan Ranting Tanaman Cabe

            kita lakukan perempelan daun dan ranting tanaman cabe kita yang bertujuan agar batang pohon cabe bisa tumbuh keatas bukan kesamping, dalam tanaman yang masih di usia dini hal ini sangat perlu di lakukan buang ranting dan daun-daun yang menurut kita pantas untuk kita buang agar tanaman tetap sehat dan bisa menghasilkan buah yang lebat.

          • Pemupukan Tanaman Cabe

            untuk pemupukan dalam tanaman cabe, bisa kita lakukan ketika mulai usia tanaman masih dini hingga tanaman sudah menghasilkan buah, dan pastikan kita dalam memberikan pupuk dalam tanaman cabe tersebut tidak salah sesuai kebutuhan tanaman cabe tersebut, kita bisa beli pupuk di toko pertanian yang menyediakan beragam jenis pupuk sesuai kebutuhan tanaman tersebut.

          • Penyemprotan Tanaman Cabe

            agar tanaman dan buah sehat dari hama dan penyakit  hal yang selanjutnya kita lakukan adalah penyemprotan, kita harus mulai penyemprotan ketika usia tanaman mulai tumbuh agar tanaman sehat dan tidak terkena hama yang mematikan, kita bisa melakukan penyemprotan dalam tanaman cabe kita seminggu 2 sekali, sesuai kondisi tanaman saat itu.
          Demikian sedikit tata cara rawat tanaman cabe agar berbuah lebat semoga bermanfaat.
          Baca Juga: - Langkah-langkah Cara Merawat Tanaman Jagung Yang Benar


          Merawat Tanaman Jagung : Langkah-langkah merawat tanaman jagung yang benar

          Oktober 15, 2017 Comment
          Sahabat griya petani dalam bercocok tanam tanaman jagung untuk mendapatkan hasil jagung yang besar-besar dan dengan hasil yang maksimal, kita harus perhatikan dalam proses perawatan tanaman jagung yang benar mulai dari usia dini hingga usia menginjak panen, dalam perawatan tanaman jagung ada beberapa hal yang harus kita lakukan untuk pertumbuhan benih tanaman jagung hingga tanaman jagung siap di panen.
          cara merawat tanaman jagung manis hiberda yang benar

          Di artikel kali ini saya akan membahas tentang cara perawatan tanaman jagung yang benar untuk mendapatkan hasil panen yang maksimal, untuk langkah-langkahnya dalam perawatan tanaman jagung sebagai berikut :
          • Cangkulan ladang tanaman jagung
           sebelum proses penanaman tanaman jagung kita lakukan kita harus perhatikan ladang cangkulan dahulu usahakan cangkulan tanah sudah benar-benar gembur sehingga dalam proses tumbuhnya benih jagung memudahkan akar benih jagung tersebut untuk menjalar ke tanah yang lebih dalam lagi.
          • Penanaman tanaman jagung
          dalam proses penanaman usahakan kita pilih bibit jagung yang unggul toh dari jenis jagung hibrida, jagung manis atau jenis lainnya dan dalam proses penanaman usahakan jarak antara benih jagung satu ke lainya tidak terlalu rapat kita buat jarak yang standar saja sesuai prosedur.
          • Perawatan tanaman jagung 
          untuk perawatan ada beberapa langkah yang harus kita perhatikan dari mulai benih masih di usia dini hingga tanaman jagung sudah berumur, untuk langkah-langkah dalam perawatan tanaman jagung sebagai berikut :
          • pembersihan rumput sekitar area benih tanaman jagung
          dalam usia tanaman jagu ng menginjak sekitar 1/2 bulan pasti rumput di sekitar area benih tanaman jagung pasti sudah mulai tumbuh hal ini bisa menganggu proses pertumbuhan tanaman jagung, maka dari itu kita harus bersihkan rumput-rumput liar yang tumbuh di area benih jagung tersebut dan kita bisa juga cangkul kembali pelan-pelan di sekitar area benih tanaman jagung tersebut agar tanah tetap gembur tidak mengeras agar benih jagung bisa tumbuh dengan subur.

          • Pemupukan
          dalam proses pemupukan, berilah pupuk sesuai keinginan benih jagung di usia tersebut, usahakan kita dalam memberi pupuk dalam benih jagung jangan terlalu banyak dan jangan terlalu sedikit kita sesuaikan dengan kondisi pertumbuhan tanaman tersebut.
          •  Pemangkasan kembang tanaman jagung

          di usia tanaman jagung yang sudah menginjak usia berkembang hal yang harus kita lakukan adalah membuang daun-daun di bawah biji jagung dan ketika biji jagung sudah mulai tua dan kembang tanaman jagung sudah mulai layu hal yang harus kita lakukan selanjutnya ialah memangkas kembang-kembang tanaman jagung tersebut yang betujuan agar biji jagung tersebut agar cepet tua dan siap untuk di panen.

          Demikian artikel kali ini tentang tips cara merawat tanaman jagung yang benar semoga bermanfaat, terima kasih.